Berita  

Polri Dorong Ketahanan Pangan di Desa Bajur Lombok Barat

Inovasi Pertanian Terpadu Warga Desa Bajur Dukung Program Presiden

Lombok Barat, NTB – Kepolisian Resor Lombok Barat melalui jajaran Bhabinkamtibmas terus memperkuat komitmennya dalam mendukung program strategis pemerintah pusat. Pada Minggu (25/1), personel Bhabinkamtibmas Desa Bajur melakukan aksi nyata dengan mengintensifkan pendampingan masyarakat melalui kegiatan sambang dialogis. Langkah ini difokuskan pada optimalisasi lahan pekarangan sebagai basis penguatan ketahanan pangan di tingkat keluarga.

Upaya ini bukan sekadar kunjungan rutin, melainkan sebuah gerakan motivasi agar masyarakat mampu mengubah setiap jengkal lahan kosong maupun kebun di sekitar rumah menjadi area produktif. Dengan memanfaatkan potensi lokal, warga didorong untuk menciptakan sumber pangan mandiri yang memiliki nilai gizi tinggi sekaligus bernilai ekonomis.

Inovasi Pertanian Terpadu di Lahan Terbatas

Dalam tinjauan langsung di lapangan, personel Bhabinkamtibmas memantau berbagai inisiatif kreatif yang telah dijalankan oleh warga Desa Bajur. Salah satu yang menjadi sorotan adalah pengembangan sistem pertanian terpadu di dalam struktur pelindung atau greenhouse sederhana. Pola tanam ini menunjukkan keseriusan warga dalam mengadopsi teknologi pertanian meskipun dalam skala rumah tangga.

Di lokasi tersebut, terlihat petugas memberikan arahan teknis kepada warga yang sedang merawat budidaya sayuran di dalam media polibag. Menariknya, sistem ini diintegrasikan dengan instalasi kolam ikan air tawar di bawahnya atau di area sekitarnya, sehingga menciptakan ekosistem pangan mandiri yang sangat efisien. Melalui cara ini, satu lokasi lahan dapat menghasilkan dua komoditas sekaligus, yakni sayuran segar dan protein hewani dari ikan.

Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., memberikan apresiasi tinggi terhadap kolaborasi yang terjalin antara petugas kepolisian dan masyarakat di wilayah hukumnya. Beliau menegaskan bahwa peran Polri saat ini juga mencakup pendampingan sektor produktif yang menyentuh langsung kebutuhan dasar rakyat.

“Kami instruksikan kepada seluruh jajaran untuk hadir di tengah masyarakat, memberikan edukasi bahwa ketahanan pangan bisa dimulai dari rumah sendiri. Apa yang dilakukan di Desa Bajur adalah bukti bahwa keterbatasan lahan bukan penghalang untuk tetap produktif dan mandiri secara pangan,” ujar AKBP Yasmara Harahap, S.I.K. dalam keterangannya.

Budidaya Hortikultura dan Pemanfaatan Teknologi Mulsa

Selain sistem greenhouse, pantauan di titik lain menunjukkan bahwa warga mulai beralih ke penanaman komoditas hortikultura secara lebih profesional. Beberapa warga terpantau menanam cabai dengan pengaturan lahan yang sangat rapi menggunakan mulsa plastik. Penggunaan mulsa ini bertujuan untuk menjaga kelembapan tanah, menekan pertumbuhan gulma, dan secara keseluruhan meningkatkan produktivitas hasil panen.

Bhabinkamtibmas Desa Bajur secara aktif mengajak warga untuk konsisten dalam menanam berbagai jenis sayuran esensial seperti cabai, tomat, hingga terong. Komoditas ini dipilih karena merupakan kebutuhan dapur sehari-hari yang sering mengalami fluktuasi harga di pasar. Dengan menanam sendiri, pengeluaran rumah tangga dapat ditekan, dan kualitas pangan yang dikonsumsi pun lebih terjamin kesegarannya.

Menanggapi masifnya kegiatan ini, Kapolsek Labuapi, Iptu I Nyoman Rudi Santosa, menyatakan bahwa pihak kepolisian akan terus mengawal program ini agar berkelanjutan. Beliau menekankan bahwa kemandirian pangan adalah fondasi utama dalam menjaga stabilitas sosial dan ekonomi di tingkat desa.

“Kegiatan sambang dialogis ini adalah cara kami memastikan bahwa warga memiliki semangat yang sama dalam mendukung ketahanan pangan. Kami melalui Bhabinkamtibmas akan terus mendampingi, memberikan motivasi, serta memfasilitasi komunikasi jika warga menemui kendala teknis di lapangan,” ungkap Iptu I Nyoman Rudi Santosa.

Mendukung Visi Ketahanan Pangan Presiden Prabowo Subianto

Langkah nyata yang ditunjukkan oleh personel Polri di Desa Bajur ini merupakan wujud dukungan penuh terhadap program strategis Presiden Prabowo Subianto terkait penguatan ketahanan pangan nasional. Pemanfaatan pekarangan untuk menghasilkan pangan bergizi diharapkan tidak hanya menjamin ketersediaan nutrisi bagi keluarga, tetapi juga menjadi benteng pertahanan ekonomi masyarakat dalam menghadapi tantangan global.

Transformasi lahan tidur menjadi pekarangan bergizi ini diproyeksikan mampu memberikan kontribusi positif jangka panjang bagi peningkatan kesejahteraan warga Desa Bajur. Dengan sinergi yang kuat antara Bhabinkamtibmas dan warga, Desa Bajur diharapkan dapat menjadi pilot project bagi desa-desa lain di wilayah Lombok Barat dalam mewujudkan kedaulatan pangan berbasis komunitas.

Keberhasilan program ini sangat bergantung pada konsistensi masyarakat dalam merawat apa yang telah dimulai. Polri berkomitmen untuk tetap menjadi mitra setia bagi petani dan warga yang ingin memajukan sektor pangan, demi tercapainya Indonesia yang swasembada pangan dari level terbawah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *